


MOJOKERTO – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai sejak bangku sekolah. Berlokasi di lapangan SMPN 5 Kota Mojokerto, Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto yang dipimpin oleh Ibu Atik Herawati, S.S.,M.Pd menggelar kegiatan sosialisasi pemilahan sampah yang diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8.
Dalam pemaparannya, Ibu Atik Herawati, S.S.,M.Pd menekankan bahwa sampah bukan lagi sekadar limbah untuk dibuang, melainkan aset yang bisa dikelola jika dipilah dengan benar dari sumbernya. Para siswa diajak untuk mengenali perbedaan mendasar antara sampah organik, anorganik, serta sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), sekaligus diperkenalkan pada konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R).
Kepala SMPN 5 Kota Mojokerto menyambut baik inisiatif ini. Diharapkan, setelah sosialisasi ini, para siswa kelas 7 dan 8 tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi agen perubahan (agent of change) yang mempelopori budaya bersih dan pilah sampah, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing. (Red)
