


MOJOKERTO– Menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto menggelar kegiatan inspeksi kesehatan lingkungan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Mojokerto pada Jumat (05/06/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memastikan terciptanya ekosistem sekolah yang bersih, sehat, dan kondusif bagi proses belajar-mengajar.
Tim inspeksi dari Dinkes Kota Mojokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh di berbagai area sekolah. Fokus pemantauan meliputi kelayakan fasilitas sanitasi, kebersihan kantin sekolah, pengelolaan sampah, hingga ketersediaan sarana cuci tangan pakai sabun.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMPN 5 Mojokerto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan. Momen ini juga dimanfaatkan pihak sekolah untuk memberikan motivasi dan membakar semangat para warga sekolah agar terus konsisten menjaga kelestarian lingkungan.
”Kedatangan tim Dinas Kesehatan hari ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan sebuah pemantik semangat bagi kita semua. Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus kita jadikan momentum untuk memperkuat komitmen. Menjaga kebersihan dan kelestarian sekolah bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga SMPN 5 Mojokerto,” ujar Kepala SMPN 5 Mojokerto.
Pihak sekolah juga menambahkan bahwa lingkungan yang sehat adalah kunci lahirnya generasi yang cerdas dan berprestasi. “Jika lingkungan kita bersih, pikiran kita jernih, dan prestasi pasti akan mengikuti. Mari kita buktikan bahwa SMPN 5 Mojokerto mampu menjadi pelopor sekolah sehat di Kota Mojokerto!” serunya memotivasi para guru dan siswa.
Melalui sinergi antara Dinas Kesehatan dan sektor pendidikan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan lingkungan di lingkungan sekolah dapat terus meningkat. Kegiatan inspeksi ini diakhiri dengan evaluasi bersama dan penyerahan rekomendasi hasil pemeriksaan dari pihak Dinkes kepada sekolah untuk ditindaklanjuti demi kenyamanan bersama.
