Perkuat Karakter Jelang Ramadan, SMPN 5 Mojokerto Gelar Istighosah dan Apresiasi Karya Moderasi

MOJOKERTO – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMP Negeri 5 Mojokerto pada Jumat pagi (13/2). Ratusan siswa, guru, dan staf berkumpul mengikuti Istighosah Bersama sebagai bagian dari implementasi program unggulan PAIS Berkarakter. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang apresiasi atas kreativitas siswa dalam menyebarkan pesan damai melalui karya digital dan seni.

Acara diawali dengan pembacaan doa dan Istighosah yang dipimpin oleh Bapak Imam Sya’roni, S.Pd.I. Lantunan zikir yang menggema bertujuan untuk memohon keberkahan serta menyiapkan mental spiritual seluruh warga sekolah dalam menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H.

Kepala SMPN 5 Mojokerto, dalam sambutannya, memberikan motivasi kepada para murid. Beliau menekankan bahwa implementasi PAIS Berkarakter bukan sekadar teori di kelas, melainkan aksi nyata dalam bentuk sikap ramah dan pemikiran moderat. “Jadikan momentum Ramadan yang akan datang sebagai sarana transformasi diri. Prestasi yang kalian raih dalam lomba ini adalah bukti bahwa syiar Islam bisa dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyejukkan,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Video Konten Kreatif dan Desain Poster bertema “Ramah dan Moderat”. Karya-karya siswa ini dinilai berhasil memvisualisasikan wajah Islam yang inklusif dan toleran di lingkungan sekolah.

Berdasarkan keputusan dewan juri, pada kategori Video Konten Kreatif, kelas 8H yang digawangi oleh Al Faris Kahlil Baihaqqy dan tim berhasil menyabet Juara 1 berkat sinematografi dan pesan dakwah digital yang kuat. Disusul oleh kelas 7F sebagai Juara 2, dan kelas 8A di posisi Juara 3.

Sementara itu, pada kategori Desain Poster, kelas 8F oleh Bintang Noviarianti dan tim sukses meraih Juara 1 dengan estetika visual yang memukau. Juara 2 diraih oleh kelas 8A, dan Juara 3 ditempati oleh kelompok dari kelas 8H.

Kegiatan ini membuktikan bahwa SMPN 5 Mojokerto sukses mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan keterampilan abad 21. Melalui program PAIS Berkarakter, sekolah berharap lulusannya tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang santun dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi. (ric/rach)