Haru biru dalam pisah kenang kepala SMP 5 Kota Mojokerto

Mojokerto, 17 Maret 2025 – Suasana haru menyelimuti Lapangan SMP Negeri 5 Kota Mojokerto pada Senin pagi, 17 Maret 2025, saat keluarga besar sekolah tersebut menggelar acara pisah kenang untuk Kepala Sekolah Bapak Nono Purnomo, S.Pd, M.Pd. Dalam acara yang dimulai pukul 07.00 WIB, para guru, staf TU dan peserta didik terlihat penuh perasaan saat mengucapkan selamat jalan kepada Bapak Nono, yang selama ini telah menjadi sosok inspiratif di sekolah tersebut.

Bapak Nono, yang selama ini memimpin SMP Negeri 5 dengan dedikasi tinggi, kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Sekolah Indonesia Riyadh (SIR). Kepergiannya tentu meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar SMP 5, yang merasa kehilangan sosok pemimpin yang tidak hanya profesional, tetapi juga dekat dengan semua pihak di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Nono mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 5. “Meskipun saya akan melanjutkan tugas di tempat yang baru, hati saya tetap akan selalu bersama kalian. Terima kasih atas kerjasama, dukungan, dan kenangan indah yang telah kita buat bersama,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pagi itu juga, setelah acara pisah kenang, Bapak Nono bersiap untuk terbang menuju Riyadh. Sebelumnya, beliau juga telah berpamitan kepada Wali Kota Mojokerto, Neng Ita, sebagai bentuk penghormatan atas masa tugas yang telah dijalani dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai pengganti Bapak Nono, Dinas Pendidikan Kota Mojokerto telah mendelegasikan Bapak Rejo, S.Pd, M.M.Pd sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 5. Bapak Rejo, yang dikenal memiliki rekam jejak yang baik dalam dunia pendidikan, diharapkan dapat meneruskan semangat dan prestasi yang telah dibangun selama ini. Kepindahan Bapak Nono Purnomo bukan hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menandai perjalanan baru dalam dunia pendidikan yang lebih luas. SMP Negeri 5 Kota Mojokerto berharap, langkah Bapak Nono akan membawa pengaruh positif bagi pendidikan Indonesia di tingkat internasional. Selamat bertugas, Pak Nono!